Hanya bisa memvonis dan tak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Dan tak ingin tahu kejadian yang sebenarnya. Biasanya orang seperti itu yang terlalu peracaya pada orang yang ia sayang walaupun orang tersebut sudah berbuat kesalahan. Bahkan yang seharusnya di hormati, yang tidak bersalah di anggap seseorang yang bersalah.
Hal fakta yang sudah terjadi di berbagai kalangan.
Seorang yang derajatnya lebih tinggi melakukan sebuah KEBAIKAN di anggap wajar dan akan tetapi jika ia berbuat kesalahan di anggap tidak wajar. Selalu di jatuhkan, di cemo'oh, di jauhi, di salahkan, divonis hingga di asingkan. Padahal seseorang itu adalah pejuang tanpa balas jasa, tanpa gaji. Tak mengharapkan sedikit imbalan yang ia dapat dan ia inginkan dari setiap orang. Hanya ingin mendapatkan Ridho Allah dan Mendapatkan SURGA Allah.
Sekarang Anda renungkan dalam-dalam, Pejamkan mata Anda dan lihatlah sisi didalam diri Anda. Bilamana anda menjadi seseorang yang derajatnya lebih tinggi dan Anda seperti yang di atas "Apa yang akan Anda lakukan? Bagaimana? Mengapa?"
Pasti Anda hanya diam. Karna Anda tidak tahu apa yang mereka lakukan. Karna Anda belum merasakannya. Bahkan yang sudah merasakannya sekalipun atau berkali-kali. Mereka belum memahami. Yang mereka inginkan hanya seseorang itu merasakan apa yang Anda alami pada saat itu. Itu tidak sama. Itu tidak baik. Dan itu akan mendapat Murka Allah. Sudah jelas bukan, sesama Manusia harus saling menyayangi, menghormati, tolong-menolong dan membantu. Bukan saling menjatuhkan seperti ini?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar