Rabu, 01 Juli 2009

KEBAIKAN


Hampir kebaikan adalah kata yang universal. Diajarkan oleh setiap orang dan dikerjakan pula oleh setiap individu. Kadang saya miris, melihat kebaikan orang lain melebihi apa yang bisa saya perbuat. Fastabiqul khoirot, itu maunya. Kadang ada pergolakan yang besar di dalam diri, menyangkut eksistensi ini. Dan pertanyaan itu muncul beberapa waktu yang lalu untuk minta segera di jawab. Alhamdulillah kini sudah ada obatnya.

Terus terang, hadits ini cukup membuat saya bahagia. Syukur pol. Puas luar – dalam. Beberapa persoalan yang pernah menggelayut di benak, serasa terjawab tuntas. Memupus dahaga keingintahuan yang terpendam bebatuan kehidupan sekian lama. Mengenalnya membuat hidup jadi begitu lugas, lega tapi menjadi begitu sederhana. Indah dan penuh dinamika. Hanya satu yang mungkin menjadi sebuah penyesalan, kenapa nggak menemukan dan tahu lebih awal. Mungkin itulah qodar. Sebuah perjalanan. Akan tetapi itu semua sudah tidak penting lagi, mengetahuinya sudah merupakan segala – galanya.

Rasulullah SAW bersabda, ”Sesungguhnya Allah tidak menganiaya sedikitpun perbuatan baik seorang mukmin. Dia akan memberikan sebab kebaikan itu – dan didalam riwayat lain – dibalas atas kebaikan itu berupa rejeki di dunia dan dibalas nanti di akhirot. Dan adapun orang kafir, maka ia diberi makan sebab kebaikan yang dikerjakannya karena Allah di dunia, sehingga kelak di akhirot ia tidak memiliki kebaikan sedikitpun yang pantas untuk dibalas.” (Rowahu Muslim (8/135), Imam Ahmad (3/125)) (ada juga di Makalah CAI 2007 (?)).

Alih – alih sebagai penglulu, ketika melihat orang kafir kok kaya banget, sekarang bisa lebih menjelaskan kenapa sebabnya, dengan memahami kontekstual hadits di atas. Kok, Bill Gates kaya banget sih? Warren Buffet? Kok Qorun kunci rumahnya saja nggak kuat digotong 40 orang lelaki yang perkasa? Padahal kuncinya dari kulit. Kok orang yang nggak ngaji pada kaya sih? Dengan hadits ini mudah – mudahan bisa memupusnya dan memahami betapa sangat bernilainya sebuah hidayah.

Alih – alih hanya orang iman saja yang berbuat baik, dengan hadits di atas, terbuka wawasan bahwa di luar orang iman pun ada yang berbuat baik. Bunda Theresia dapat hadiah nobel karena terkenal kebaikannya menyelamatkan kehidupan kaum papa di India. Nelson Mandela, Gorbachev, dan tokoh lain yang terkenal karena kebaikannya. Mahatma Gandhi, dan seabreg tokoh yang muncul dan dikenang karena perbuatannya. Tapi sayang, Allah hanya berkenan mereka berbuat kebaikan di dunia ini saja, tidak dengan memberikan hidayahnya untuk nanti di akhirat sana.

Dalam pengertian saya selanjutnya, hadits ini juga memantapkan hukum kekekalan energi, kekekalan masa. Kebaikan akan berbalas kebaikan yang banyak. Siapa memberi akan menerima. Siapa pun pelakunya. Dan dengan jelas pula dituturkan bahwa beda orang iman dan kafir, dimana amalan orang iman bisa menembus langit ke tujuh dan akan dibalas nanti di akhirat, sedangkan amal baik orang kafir cukup dibalas di dunia saja.

Nah, jadi cukup beralasan kan, kalau saya mengatakan hadits ini cukup membuat saya bahagia. Untuk berpacu dalam menebar kebaikan – selalu amar ma’ruf dan nahi mungkar. Ada yang tidak setuju?

Selalu Cantik dengan Jambu Biji


Ingin terlihat sehat dan cantik sampai tua membutuhkan usaha yang keras. Tapi jangan buru-buru mempersepsikan usaha keras berarsiran dengan harus mahal. Sebab sekarang, ada cara alami dan pastinya murah yang dapat membuat kulit kita tetap cantik senantiasa. Apa itu? Jawabnya, jambu biji.

Para peneliti dari United States Department of Agriculture (USDA) menemukan bahwa jambu biji adalah buah dengan kandungan antioksidan terkaya di antara keluarga buah-buahan. Bayangkan, kandungan vitamin C dalam satu cangkir jambu biji lima kali lebih banyak dari jeruk, yaitu 377 mg. Vitamin C merupakan bahan dasar kolagen yang sangat baik untuk mengatasi masalah keriput di wajah para perempuan.

Mengkonsumsi jambu biji dapat meningkatkan kesehatan jantung. Jambu biji sangat kaya akan serat (9 gram/cangkir) yang bekerja untuk mengontrol tekanan darah dan kadar kolesterol dalam darah. Penelitian yang dilakukan Singh Medical Hospital and Research center Morrabad, India, menunjukkan jambu biji juga dapat menurunkan kadar kolesterol total dan trigliserida darah serta tekanan darah penderita hipertensi esensial.

Kandungan carotenoid dan likopen dalam jambu biji berguna sebagai alat pencegah penyakit kanker yang ampuh. Studi dari Harvard University, mengemukakan dari penelitian terhadap 48.000 laki-laki. Responden yang paling banyak menambahkan asupan likopen dalam menu diet mereka akan mengalami menurunan resiko kanker prostat sebanyak 45% .

Kiat : Konsumsilah jambu biji yang berwarna hijau kekuning-kuningan dan bertekstur agak lembek. Cara memilih jambu biji yang matang dapat mengandalkan indera penciumana kita, karena jambu biji matang akan mengeluarkan aroma yang khas.

Mewarnai Rambut Bisa Bikin Kanker?

Mewarnai rambut bisa dilakukan untuk menyamarkan uban. Namun, benarkah pewarna rambut bisa menyebabkan kanker?

Sesungguhnya, para peneliti sendiri masih belum sepakat mengenai hal ini. Beberapa zat kimiawi yang terdapat dalam pewarna rambut diduga memang bisa terserap melalui kulit kepala. Daerah ini memiliki begitu banyak pembuluh darah, yang nantinya akan mengalirkan zat kimiawi ini ke bagian tubuh lainnya. Ada baiknya memang Anda mewaspadai bahaya ini. Apalagi jika termasuk orang yang sering mewarnai rambut untuk mengubah penampilan.

Agar tetap aman, ada baiknya Anda menghindari pewarna rambut yang sifatnya semipermanen dan permanen. Menurut laporan terakhir, pewarna rambut jenis ini ternyata berpotensi menimbulkan kanker apabila terlalu sering digunakan. Bahkan, ada penelitian yang memperlihatkan bahwa para penata rambut yang sering menggunakan dua jenis pewarna ini pada pelanggannya kemungkinan akan membuat sang pelanggan terkena kanker kandung kemih. Kabar baiknya: sampai sekarang belum ada bukti yang konsisten bahwa penggunaan pewarna rambut rumahan bisa meningkatkan risiko kanker. Tinjauan atas berbagai jenis studi yang dimuat dalam jurnal Cancer Causes & Control sendiri menyimpulkan tidak adanya hubungan langsung antara penggunaan pewarna rambut secara individual dengan kanker kandung kemih.

Apa pun risikonya, yang jelas ancaman penyakit akibat pemakaian pewarna rambut masih bisa dibilang kecil. Meski demikian, Anda bisa menggunakan pewarna rambut yang sifatnya alami. Pewarna seperti itu bahannya berasal dari tanaman, seperti pewarna henna.

8 Larangan bagi Kecantikan

Tanpa kita sadari, kita sering melakukan kebiasaan buruk terhadap perawatan wajah. Sebutlah misalnya, tidak membersihkan muka sebelum tidur. Atau, memencet jerawat karena gemas melihatnya. Padahal, kita tahu apa akibatnya jika kita melakukan beberapa kebiasaan buruk tersebut. Penyebab lain, kita tidak tahu bahwa kebiasaan tersebut memberikan efek yang kurang baik bagi kesehatan wajah. Nah, mulai sekarang bila Anda pernah melakukan beberapa kebiasaan buruk di bawah ini, segera hentikan.

1. Langsung mengoleskan produk kosmetik baru ke wajah
Tak semua produk kosmetik cocok untuk Anda. Karenanya, untuk memastikan apakah kulit bereaksi negatif atau tidak, oleskan produk yang baru pertama kali dicoba itu di bagian dalam lengan bawah mendekati telapak tangan. Biarkan kurang lebih 15–20 menit. Cermati reaksinya. Bila permukaan kulit tampak memerah, jangan terkecoh bahwa krim yang digunakan sedang bekerja. Itu dapat menjadi pertanda kulit Anda menolak produk tersebut. Apalagi bila diiringi dengan rasa gatal-gatal di sekitarnya. Segera bilas dengan air dingin dan cucilah hingga bersih.

2. Tidak membersihkan kulit wajah dalam waktu 24 jam
Kulit butuh bernapas sehingga make-up yang menutupi pori-pori kulit perlu dibersihkan. Untuk itu bersihkan wajah dari make-up sebelum 24 jam sejak pemakaiannya. Cara membersihkannya dengan menggunakan sabun khusus wajah, jangan sabun mandi. Sabun mandi yang bersifat alkalis (basa) bisa membuat lapisan paling atas dari kulit ari yang berfungsi sebagai pelindung wajah terkelupas. Akibatnya jika cairan sabun ini masuk ke kulit, bisa terjadi iritasi dengan tanda-tanda seperti kulit merah, gatal, kering, dan bersisik. Sabun yang baik untuk wajah adalah yang memiliki pH (tingkat keasaman) balance netral atau sama dengan pH kulit (biasanya pH balance tertera pada kemasan).

3. Memencet jerawat
Kebiasaan memencet jerawat sebenarnya justru akan memperparah keadaan jerawat. Kala wajah sedang berjerawat tindakan yang disarankan adalah menggunakan purifying mask, atau masker yang mampu mengangkat kotoran wajah secara mendalam. Masker ini umumnya berbahan dasar lumpur (mud mask) atau tanah liat (clay mask) yang efektif untuk mengangkat kotoran serta minyak di wajah. Bisa juga, pilih masker wajah yang mengandung bahan aktif pembasmi jerawat alias medicated mask. Pilihan lainnya adalah membiarkan jerawat menghilang dengan sendirinya dengan menunggu hingga menjadi matang. Anda bisa mengeluarkan sumbatan dari jerawat yang matang dengan lembut. Caranya celupkan kapas ke dalam teh chamomile. Tempelkan selama mungkin pada kulit yang berjerawat untuk melembutkannya. Balut ujung jari yang sudah dicuci dengan tisu bersih dan tekan pelan daerah sekitar jerawat sampai isinya keluar. Oleskan antiseptik atau krim jerawat setelahnya.

4. Mengoleskan pelembab secara berlebihan
Pelembab kulit bermanfaat untuk menghambat penguapan cairan dalam kulit. Pakailah setelah mandi atau setelah membersihkan kulit wajah di saat kulit dalam keadaan bersih. Oleskan pelembab secukupnya di permukaan kulit wajah. Mengoleskan pelembab secara berlebihan dengan harapan agar kulit menjadi semakin terlindungi justru akan membuat pori-pori kulit wajah tersumbat, sehingga rentan timbul jerawat. Indikator pemakai pelembab terlalu banyak adalah jika 15 menit setelah pemakaian kulit muka masih terlihat berminyak. Ini pertanda pelembab tidak terserap lagi dengan baik oleh kulit. Selain itu, kulit wajah pun tampak sembab. Untuk itu, pilihlah pelembab yang baik dan sesuai dengan jenis kulit Anda.

5. Tidak membersihkan alat kecantikan
Menggunakan alat make-up yang kotor dapat menyebabkan kerusakan kulit, terutama bagi yang memiliki kulit sensitif. Kulit dapat menjadi kemerahan, selain juga menimbulkan jerawat. Cuci peralatan make-up terutama yang menyentuh wajah sedikitnya seminggu sekali. Caranya, celupkan alat-alat make-up (kuas, spons) ke dalam cairan yang telah diberi larutan shampo bayi. Kemudian, keringkan dengan cara ditepuk-tepukkan ke tisu atau keringkan secara alamiah.

6. Mencabut alis secara berlebihan
Sebab beberapa rambut alis yang sudah dicabut berpeluang untuk tidak tumbuh lagi. Kalaupun ingin mencabut alis, cabutlah rambut yang berada di bawah garis alis, lalu tebalkan dengan pensil alis tipis-tipis. Bagi Anda yang sudah telanjur mencabut alis, lukislah alis dengan pensil alis kemudian tambahkan perona mata yang berwarna senada dengan kuas pada alis yang dibentuk tersebut.

7. Menambah olesan lipstik secara berulang
Jangan lakukan ini. Mengapa? Karena mungkin saja pada olesan lipstik Anda sebelumnya sudah tercemar debu bahkan sisa makanan yang menempel. Dengan begitu tindakan memoles lipstik tanpa membersihkan sisa olesan sebelumnya hanya membuka peluang mencemari stik lipstik Anda dengan berbagai bakteri. Bersihkan bibir terlebih dulu sebelum memoleskan lipstik kembali, terlebih jika rentang waktunya cukup lama.

8. Membersihkan bibir dengan facial scrub
Masker wajah atau produk peeling selain mengandung zat pembersih aktif, juga cairan busa yang kuat. Butiran scrub-nya juga besar dan kasar sehingga dapat menyebabkan iritasi pada kulit bibir yang halus. Untuk itu, gunakan hanya scrub khusus bibir.

7 Hal yang Merusak Kulit

Sejak lahir, Anda diberkati dengan kulit yang halus, cantik, dan tidak banyak masalah. Seiring Anda beranjak dewasa, hormon, kesalahan perawatan, polusi, air, dan banyak lainnya, mengganggu kecantikan kulit Anda. Apa saja yang bisa membuat kecantikan kulit yang sudah Anda miliki sejak lahir itu memudar? Berikut adalah tujuh kesalahan yang kita lakukan, yang bisa mencetus masalah pada kulit yang dibeberkan oleh para ahli kecantikan kulit.

1. Merokok
Banyak alasan orang merokok, dari menghilangkan rasa bosan atau asam di mulut, untuk iseng, menghabiskan waktu, dan lain-lain. Alasan untuk tidak berhenti merokok justru lebih banyak lagi. Padahal penyakit yang akan ditimbulkan oleh rokok sangatlah berbahaya. Bahkan pemerintah sedang berencana memasang foto kanker di bungkus-bungkus rokok. Jika Anda, para wanita, masih belum bisa berhenti merokok, berhentilah karena rokok akan membuat Anda tampil lebih tua. Ketika Anda merokok, Anda akan memutus kemampuan kulit untuk mendapatkan pasokan oksigen yang dibutuhkan. Tanpa oksigen optimal, sel kulit tak bisa memperbaharui diri. Hal ini akan mendorong proses kulit berkerut lebih cepat, merusak kulit, dan menahan perbaikan kulit. Selain kerutan yang akan jelas terlihat di sekitar bibir, kulit tubuh Anda pun akan makin terlihat kusam dan kehilangan elastisitasnya.

2. Menggunakan tanning bed
Saudara-saudara kita di bagian bumi lain yang memiliki kulit sangat pucat, tak jarang berusaha keras untuk bisa mendapatkan kulit yang kecoklatan. Dari berjemur di bawah sinar matahari hingga masuk ke tanning bed. Tanning bed adalah alat yang bisa membantu seseorang mendapatkan kulit kecoklatan, seperti efek setelah berjemur. Namun sayangnya, banyak pasien para ahli dermatologi justru mendapatkan melanoma, ketidaknormalan pigmen pada kulit akibat menggunakan tanning bed. Efek buruk tanning bed selama 10 menit sama dengan kerusakan kulit yang terjadi akibat seharian terkena paparan matahari tanpa pelindung. Disarankan, bagi Anda yang ingin mendapatkan kulit kecoklatan, gunakan saja lotion self tanner yang sudah banyak di pasaran atau cukup gunakan bronzer.

3. Efek matahari
Tanpa kita sadari, paparan sinar matahari sehari-hari akan menggerogoti kulit kita. Disarankan dengan sangat agar Anda menggunakan tabir surya, setidaknya dengan SPF 15 untuk kegiatan sehari-hari. Jika Anda berencana untuk berada di bawah matahari dalam waktu yang lama dan terik, disarankan untuk menggunakan SPF 30. Jangan mengira pakaian Anda bisa melindungi kulit Anda dari efek sinar matahari, karena baju setara dengan SPF 4 saja. Melindungi kulit dari efek matahari sehari-hari akan menghambat penuaan dini pada kulit (flek coklat pada kulit dan garis-garis halus), juga kanker kulit. Jangan lupa untuk melindungi mata Anda dari sinar UVA dan UVB, karena sinar tersebut bisa menimbulkan katarak, kebutaan, dan melanoma.

4. Tidak membersihkan makeup ketika tidur
Siapa yang belum mendengar nasihat yang satu ini? Membersihkan makeup sebelum tidur adalah peraturan utama untuk kulit sehat. Mengapa? Karena saat Anda tertidur lah kulit melakukan peremajaan dan perbaikan sel-selnya. Jika Anda tertidur masih mengenakan makeup, maka kulit akan sulit untuk bernapas dan mengambil oksigen. Ketika kulit mengalami kesesakan, proses pembangunan kolagen pada kulit akan terganggu. Saat ini terjadi, maka pori-pori yang tersumbat itu akan menjadi makanan bagi bakteri. Hasilnya? Tentu saja jerawat, komedo, bahkan pori-pori membesar.

5. Tidak berkonsultasi dengan dokter kulit
Oke, Anda lah yang paling tahu kondisi kulit sendiri. Tetapi, para dokter kulit ini belajar dan mendapatkan sertifikat untuk mengetahui tentang kulit. Memeriksakan kondisi kulit setahun sekali dapat mencegah penyakit yang bisa saja terjadi, misalnya kanker kulit. Begitu banyak flek pada kulit yang tak terlihat. Ketika Anda memeriksakan diri ke dokter secara rutin, Anda akan mendapatkan pencegahan lebih cepat. Ketika Anda mendapati adanya flek-flek atau tahi lalat yang mencurigakan, bisa segera ditangani.

6. Stres
Ketika pikiran dalam keadaan tertekan, maka otak akan menekan hormon kortisol keluar. Ini akan mengakibatkan banyak hal. Kortisol bisa mencuri cadangan darah dalam tubuh dan meningkatkan kadar gula dalam darah, yang ujung-ujungnya akan membuat tubuh tidak berfungsi secara normal. Tambahan lain, akan mengaktifkan kelenjar minyak pada wajah. Intinya, ketika Anda stres, kulit memiliki kemungkinan terbesar untuk berjerawat, kemungkinan terlihat kusam, dan pucat. Disarankan agar Anda melakukan kegiatan yang mengurangi stres, seperti mengatur nafas, melakukan yoga, atau berjalan setidaknya 15 menit per hari.

7. Begadang atau tidak tidur
Tentu Anda pernah mendengar tentang "beauty sleep". Ya, seperti dijelaskan tadi, bahwa ketika tidur, sel-sel kulit melakukan peremajaan. Ketika tubuh mencoba bertahan untuk tetap terbangun pada jam tidur, otot-otot tubuh sudah terlalu lelah, mengakibatkan tubuh terlihat lemas. Tekanan darah pun menurun, yang akan membuat kulit terlihat kehilangan warna, sehingga membuat Anda cenderung membengkak, karena kekurangan sirkulasi darah. Maka, sangat direkomendasikan Anda tidur 8 jam sehari.

Tempat cHating