Kamis, 05 Januari 2012

Hidup itu seperti sebuah buku

Hidup manusia seperti sebuah buku. Sampul depannya adalah tanggal lahir. Sampul belakang tanggal kematian. Dan setiap lembar halamannya adalah hari dalam hidup dan apa yang dilakukan setiap orang.
Ada buku tebal, ada buku tipis. Ada buku yang menarik dibaca, ada yang tidak sama sekali.
Sekali menulis, manusia tidak akan pernah berhenti sampai selesai. Nah, seburuk apa pun halaman sebelumnya, selalu tersedia halaman selanjutnya yang putih bersih, baru dan tiada cacat.

Begitu juga hidup manusia. Hidup kita, seburuk apa pun kemarin, Tuhan selalu menyediakan hari yang baru.

Nikmatilah dan isilah halaman buku kehidupanmu dengan hal-hal yang baik, benar, dan bermanfaat bagi sesama.

Selamat menulis di buku kehidupan dengan tinta cinta dan pena kebijakan.

» Dikutip dari sebuah milis tanpa diketahui siapa penulis aslinya.

Tidak ada komentar:

Tempat cHating